Rabu, 26 September 2007

Hard Decision

22 September 2007
Dear Diary..
Aku telah mengambil satu keputusan penting dalam hidupku. Keputusan yang aku nggak tahu akan jadi hal yang baik atau yang buruk. Namun, yang aku tahu hanya aku harus terus melangkah, aku harus berani menengadah pada dunia. Walaupun aku telah terperosok ke dalam lubang, aku harus tetap berjalan, padahal semestinya aku harus berlari. Sayangnya, aku terluka.. Lebih sayang lagi, belum ada yang bisa menyembuhkan luka itu..
Seandainya dia tahu,
Mengapa aku menunjuk jalan itu sebagai arahku?
Tapi aku nggak mau,
Aku belum siap jatuh cinta lagi. Aku belum siap terperosok lagi,
Dan aku lebih tidak siap jika cintaku menghilang lagi..
Mungkin sakit jika cinta ini nggak berbalas. Tapi akan lebih sakit lagi, jika tahu orang yang kita cintai nggak bahagia bersama kita. Dan aku nggak ingin itu terjadi padanya..
Aku hanya ingin melihat senyum dan binar matanya. Aku ingin memberi kebebasan padanya. Aku nggak ingin menjadi beban untuknya, menjadi penghalang baginya untuk mendapatkan cinta sebenarnya.
Hari ini engkau bebas, sayang..
Terbanglah ke manapun kau suka..
Lihatlah, binar cahaya itu telah menunggumu di sana..
Hampirilah.. selamat jalan..

Tidak ada komentar: