Minggu, 19 September 2010

200910

kemarin menyenangkan.. tapi aq merasa ada yang aneh..
entah kenapa masih terngiang sekali kalimat itu, 'harta yang paling berharga bagi seorang pria adalah istri yang solehah', dan kebetulan sekali dia di sampingku.
aku mau.. aku bersedia.. siapa yang nggak ingin menjadi istri yang solehah, yang berbakti pada suaminya, baik bagi mertuanya. kemudian dengan tidak disengaja, berkelebat sebuah ketentuan, 'laki-laki yang sholeh untuk wanita yang sholehah'..
ya Allah.. Engkau Maha Tahu segalanya, hanya Engkau yang tahu yang terbaik untuk semua hamba-Mu. Jika Engkau memberikanku kesempatan untuk menjadi seorang istri, jadikan pasangan hidupku yang aku bisa mengabdi dengan ikhlas padanya. jadikan dia seorang pemimpin yang baik, bertanggung jawab, yang bisa membimbing hamba untuk lebih dekat pada-Mu, dan bisa bersama-sama denganku untuk menggapai cinta-Mu.. yang bisa mencintaku dan aku cintai karena kami mencintai-Mu..

Selasa, 10 Agustus 2010

my beloved sister :)

beberapa patah kata berikut aku dedikasikan padamu yang saat ini sedang dililit banyak sekali selang, kakak kandungku satu-satunya.

tersenyum senang..
5 Agustus 2010, keponakan pertamaku melihat dunia dengan selamat. tapi sayang.. sampai saat ini aku belum sempat melihatnya. entah kapan lagi kesempatan datang pada kami untuk bertemu.

mbakku..
aku tahu siapa kamu. aku mengerti bagaimana kamu. 17 tahun seatap, sekamar telah membuatku seolah menemukan nama sejatimu. setiap orang yang melihatmu mungkin akan suka denganmu. kamu perempuan yang manis, berkarakter, dan sangat murah senyum. hampir kamu tidak pernah terlihat marah-marah dan memaki orang lain, walaupun kamu dan aku sering bertengkar layaknya anjing dan kucing saat memperebutkan sesuatu.

saat aku kuliah, dan terpaksa tidak bisa selalu bersamamu, aku rasa benar kasih sayangmu apalagi dalam kesempatanku untuk pulang ke rumah. kamu selalu mengantarku kemanapun aku ingin pergi, walaupun tidak jarang kamu malas dan lebih memilih tidur. tapi kamu selalu menggantinya dengan sesuatu yang lain. aku tidak akan pernah lupa kebiasaan borosmu karena uang yang kamu dapatkan dari manapun itu selalu habis kau gunakan untuk mentraktir kami. denganmu aku selalu merasa aman, baru terpikir kalau ternyata kamu sedikit memanjakan aku, dan aku pun sangat manja terhadapmu.

aku sedikit kehilanganmu saat kau memutuskan untuk menikah resmi, 28 Maret 2010, karena kamu sudah dalam keadaan mengandung, dan itu berarti kita sudah tidak bisa sekamar bahkan seatap lagi, karena kamu akan diboyong kakak iparku ke rumah barumu, di villa jasmine, sidoarjo. tapi aku tidak begitu mau mempedulikan kekhawatiran itu. karena bagaimanapun, waktu terus berjalan, dan kita berdua sudah beranjak dewasa, berhak mendapatkan cinta dan kebahagiaannya masing-masing. begitu pula aku nanti kalau sudah waktuku.

mbakku..
kamu orang yang sangat baik dalam hal berhubungan dengan sesama makhluk hidup. tapi tidak begitu dengan hubunganmu dengan Allah, Sang Maha Segalanya.
entah mulai kapan.. tapi saat ini beberapa tahun belakangan ini kamu tidak lagi selalu mengenakan jilbabmu kemanapun kamu melangkah keluar dari rumah. dan karena kamu sudah mempunyai imam, mama kita jadi merasa tidak punya hak keras untuk terlalu menegurmu, toh suamimu tidak terlalu protes. ibadahmu pun aku jarang melihatnya. aku jarang menemukan kamu dalam sujudmu, apalagi menangis dalam doamu. bahkan saat kamu dalam keadaan hamil besar, dalam kebersamaanku denganmu sekitar 14 hari itu, aku belum pernah menemukanmu mendidik calon keponakanmu dalam hal agama. walaupun begitu, kehidupanmu berjalan dengan lancar dan sangat mulus sampai kamu melahirkan.
aku sering berdoa supaya Allah masih dan akan selalu berkenan memberikan rahmat-Nya yang Maha Luas untukmu dan suamimu, serta keponakanku. agar Dia menjadikan keponakanku anak yang sholeh, yang meniru semua kebaikan darimu dan suamimu, serta meninggalkan semua kejelekan kalian.

dan saat ini..
kamu terbaring tidak berdaya di salah satu sudut ruang IRD itu. sudah 2x menjalani operasi dalam seminggu ini, operasi caesar dan operasi untuk menyembuhkan kesalahan yang ada dalam anatomi badanmu. keterbatasan aturan yang berlaku telah berhasil membuatku belum bisa menyentuhmu, memegang tanganmu untuk sekedar menunjukkan aku menyayangimu. aku hanya bisa melihatmu dari ujung rambutmu, selang yang begitu banyak menempel di wajahmu yang manis, sambil sesekali melihatmu seolah mengerjapkan kelopak matamu. mas yoyon juga tak berdaya dengan kondisimu. sejak kamu dirawat, kakak iparku dengan manisnya selalu menungguimu, menemanimu, dan dengan sigap selalu siap saat ada panggilan menyerukan namamu, sampai berat badannya menyusut hebat, tapi tidak dengan pantatnya (LOL). begitu pula dengan mama kita. tiada hari beliau menangis karena tidak tega dengan kondisimu. sempat terdengan penyesalan beliau kenapa harus kamu.. dan seandainya saja beliau bisa memindahkan rasa sakitmu, mama rela untuk menanggungnya. dan aku tidak tega jika seperti itu adanya.

hari ini aku tidak bisa menjengukmu, mbak.. tapi sebisa mungkin aku akan selalu mengirimkan doa untuk kesembuhan yang terbaik untukmu.
semoga kamu diberi kesabaran dan kekuatan dalam rasa sakitmu sehingga Allah akan mengampuni semua dosa-dosamu.. dan jika ada kesempatan lagi untukmu, semoga kamu bisa berbuat yang terbaik untukmu dan keluargamu.
aku tidak ingin kehilanganmu, mbak.. kuatlah.. kami di sini masih ingin kamu berada di tengah-tengah kami. menikmati hari kemenangan denganmu dan bayi kecilmu. aku ingin melihat senyummu lagi.
cepat sembuh kakak tersayangku.. Allah selalu bersamamu, bersama kita. jangan pernah menyerah dan putus asa atas rahmat dan karunia-Nya..

I LOVE YOU, MY BELOVED SISTER, NUZULA AWWALURRIZKY.

Rabu, 30 September 2009

two years left..

2009..two years left..
banyak hal yang terlewat. tanpa sesal. rangkaian kesedihan maupun kebahagiaan, tersusun dengan skenario indah. luka itu..mengering, menjadi sebuah senyuman dalam sebuah kesadaran. hampir aku bisa melupakannya, menemukan sepotong hati yang lain. sudah satu tahun. belum juga bisa kuenyahkan. tengah datang dalam hariku. entah sampai kapan dia akan menjadi matahariku.

bilang pantas atau tidak, bilang yang terbaik atau tidak, hatiku tetap mengarah padamu. langkahku, sesuai jalannya. sinar mercusuar membimbing kapalku ke pelabuhanmu. God has plan. membuatmu tersenyum dalam kesedihanmu, dalam setiap masalahmu. kuasa-Nya, membuatku menemukanmu dibalik tingginya ilalang yang harus aku pijak.

dia..
semuanya beranjak dewasa. aku harap dua tahun ini aku berhasil belajar menjadi lebih baik, mengerti arti cinta yang sesungguhnya. bahagia di dekatnya, ikut tersenyum atas kebahagiaannya..

sebuah masalah datang. tanpa sempat terpikir atau membayangkan sebelumnya. karena kecerobohanku, aku bersyukur tidak hanya kesedihan yang datang, tapi juga hatiku yang semakin luas untuk bisa melihat kebaikan orang yang selama ini bisa aku katakan tidak begitu menyukainya. tapi sekali lagi, GOd has plan..
dan dia..aku menjadi sedikit tahu apa artiku untuknya. cukup membuatku tersenyum saat tuts-tuts piano dimainkan..

terimakasih Tuhan..
terimakasih seseorang..
I know that God must love me cause He sent you to me..

Kamis, 18 September 2008

LabiRinQ dteng...

biasana lbaran yg dteng,
tp skrg giliran labirinQ,
yh..
jalanQ lagi masuk ke labirin. bingung cari gmn baekna. smw jalan selalu ada celah. selalu ada resiko. dan itu kejelekanku. aku takut akan resiko. akan karma. dan sebagaina..
dan akibatnya sekarang aku harus hadepin semua. menguatkan hati. melapangkan dada. sampai dia yang mengakhirinya..

aku menemukan mata air.
jernih. apa adanya. jarang ada kepalsuan. semuanya terungkap. perasaan, kejadian, ketidak senangan. baru kali ini aku menemukannya.
tapi sayang, di saat yang salah..
dan aku hanya bisa diam. ikuti arus. tapi jujur, aku jarang merasa sebebas ini..
sebebas merpati..

Rabu, 14 November 2007

My Heart's Speak..

Kadang aku merasa sangat hina, sangat tidak berperasaan, dan sangat bodoh,
Dia datang, namun aku tak bisa mengatakan 'iya',
harga diriku terlalu tinggi untuk segampang itu mengatakannya,
namun sekarang aku menyesal,
aku tak berdaya, aku tak kuasa menahan kepergiannya,

tapi aku sadar,
aku tahu,
tak peduli dia sedih maupun senang, asalkan aku masih bisa melihatnya, itu sudah cukup bagiku,
aku ingin membuatnya tersenyum,
aku ingin memikul separuh bebannya,
aku ingin menjadi orang walaupun bukan yang pertama, bisa mengukirkan senyum di bibirnya..

Marc,
seandainya kamu tahu, di sini aku sangat merindukanmu,
saat ini, pikiranku terpenuhi olehmu,
asal kamu tahu,
kali ini kamulah tujuan hatiku..

Rabu, 24 Oktober 2007

My Star (241007)

saat aku merasa aku sudah menemukan bintangku, kenapa dia seakan menjauh..
bintang yang aku anggap sebagai tujuanku, penerangku, melayang semakin jauh ke langit sana..
seandainya dia tahu, bahwa di sini aku berusaha mati-matian menggapainya..

Rabu, 26 September 2007

Good Bye My Love

26 September 2007
Dear Diary,
Aku telah melihatnya. Sesuatu yang awalnya kukira aku nggak akan sanggup melihatnya. Namun, setelah aku lakukan, setelah aku jalani, sesuatu itu jadi mudah. Tanpa beban, tanpa meninggalkan jejak, dan hanya diiringi senyuman.
Dia kembali.
Bukan kepadaku. Tapi kepadanya..
Dia telah memutar jangkar dan kembali berlabuh di tempat persinggahan sebelumnya. Dia yang semula ragu di mana dia akan berpijak, kini membulatkan hatinya. Namun aku tidak tahu, angin apa yang bertiup, sehingga layarnya pun terkembang kembali ke pelabuhan. Perjalanan pun dibatalkan.
Tapi dia tersenyum. Entah tulus atau tidak, aku tidak tahu. Namun aku tidak salah. Dia tersenyum. Aku melihat barisan giginya yang rapi itu menyembul di balik bibirnya. Aku pun lega. Dan aku harap kali ini itu tidak cepat berakhir..
Aku harap pelabuhan yang semula rusak itu, kini telah diperbaiki.
Aku harap kali ini dia benar-benar mengencangkan ikatan kapalnya sehingga angin tidak lagi sanggup untuk membawanya pergi ke tengah..
Sampai di sini tentang dia.